Author Guidelines

Ruang Lingkung dan Kebijakan Umum

    1. Artikel yang diajukan harus merupakan karya asli (original) dan belum pernah diterbitkan maupun sedang dalam proses review di jurnal atau penerbit lain.
    2. Artikel harus sesuai dengan ruang lingkup jurnal, yaitu artikel laporan perancangan, artikel laporan perencanaan, artikel metode perancangan, dan artikel diskursus.
    3. Penulis wajib memastikan bahwa tidak terjadi plagiarisme, manipulasi data/gambar, atau konflik kepentingan yang tidak diungkap. Jika ada penggunaan data desain atau gambar sebelumnya (misalnya dalam sayembara) harus disebutkan secara jelas.
    4. Setelah artikel diterima, hak cipta penerbitan akan dialihkan ke penerbit Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia.

Format dan Pengiriman Artikel

    1. Artikel dikirim secara elektronik melalui sistem submission jurnal (https://iplbijournals.id/index.php/jdlbi)
    2. Artikel dikirim dalam format Microsoft Word (doc atau docx).
    3. Gambar/foto/sketsa/diagram yang dicantumkan dalam artikel harus jelas dan memiliki resolusi minimal 300 dpi.
    4. Bahasa yang digunakan dalam artikel adalah Bahasa Indonesia baku yang baik dan benar. Jika terdapat istilah-istilah yang tidak baku, harus dicetak miring dan diberikan penjelasan dalam tanda kurung.
    5. Untuk mempermudah penulisan, silakan download Template Penulisan.
    6. Jumlah halaman pada artikel minimal 8 halaman dan maksimal 20 halaman. Jumlah kata dalam artikel maksimal 10.000 kata. 
    7. Setiap gambar, tabel, dan diagram harus diberi nomor urut yang jelas serta harus dirujuk di dalam isi (body) teks.
    8. Penulisan kutipan dan daftar pustaka mengikuti IEEE style dan diwajibkan menggunakan aplikasi reference manager seperti Mendeley, Endnote, atau Zotero.
    9. Penulis wajib mencantumkan nama lengkap (tanpa gelar), afiliasi, maupun alamat email seluruh penulis sesuai urutan di dalam naskah artikel yang dikirimkan. 
    10. Setelah pengiriman, naskah akan melalui pengecekan awal oleh editor, dilanjutkan dengan peer-review. Keputusan hasil review dapat berupa a). Ditolak (Decline Submission), b). Revisi (Revision Required), c). Submit Kembali (Resubmit for Review)

Hak dan Kewajiban Penulis

  1. Penulis berhak mendapatkan informasi mengenai status pengiriman (submit, under review, revisi, diterima, diterbitkan).
  2. Penulis wajib mengunggah versi revisi sesuai instruksi editor dalam jangka waktu yang ditentukan.

Kerangka Artikel

Penulis dapat menyusun artikel dengan struktur yang disesuaikan dengan proses perancangan yang dilakukan, atau dengan susunan yang dianggap paling logis dan mudah dipahami oleh pembaca. Struktur artikel tidak harus sama persis dengan template yang disediakan. Dalam template ini, artikel disusun dengan struktur sebagai berikut: (1) judul, (2) abstrak, (3) pendahuluan, (4) metode, (5) hasil dan pembahasan, (6) kesimpulan, (7) ucapan terima kasih, dan (8) daftar pustaka. Sebagian besar bagian tersebut berisi teks, kecuali pada bagian lima berisi teks dan gambar/ilustrasi konsep perancangan.

1. Judul

Judul harus singkat, jelas, informatif, tanpa singkatan yang tidak umum, dan harus mencerminkan inti desain atau tema utama karya. Judul artikel 15 kata, termasuk sub judul.

2. Abstrak

Abstrak maksimal terdiri dari 180 kata berbahasa Indonesia dan Inggris dengan ketentuan: (1) memiliki minimal 150 kata dan maksimal 180 kata (kurang lebih memuat 4-6 kalimat); (2) Abstrak harus jelas, deskriptif dan harus dapat memberikan gambaran secara ringkas persoalan/permasalahan, tujuan, metode pengumpulan dan analisis data, dan temuan; (3) Abstrak meliputi: a) pemilihan topik atau pentingnya topik pembahasan, b) tujuan pembahasan/perencanaan/perancangan, c) metode yang dipakai untuk menyelesaikan masalah, dan d) ringkasan hasil; (4) Abstrak sebaiknya diakhiri dengan komentar tentang pentingnya hasil atau kesimpulan singkat; (5) Tuliskan kata-kunci di bawah abstrak, maksimal 5 kata dan diurut mengikuti abjad huruf pertama setiap kata. 

3. Pendahuluan

Bagian pendahuluan memuat uraian singkat tentang proyek desain yang sedang dirancang, mencakup fungsi dan lokasi proyek, pemilik/pengelola, pihak-pihak yang terlibat, serta informasi manajemen dan anggaran (bila tersedia) atau informasi lain yang dianggap relevan. Bagian ini dapat dilengkapi dengan misi perancangan dan penjelasan ringkas mengenai tujuan desain.

Pada bagian ini, penulis juga perlu mengulas studi-studi terkait yang relevan dengan desain yang dibahas, mencakup pendekatan desain, teori, dan tren terkini dalam bidang arsitektur dan desain lingkungan binaan. Tinjauan literatur harus memberikan landasan bagi penulisan artikel, membantu dalam mendefinisikan konsep-konsep dan kriteria desain yang akan diterapkan dalam proyek.

Apabila diperlukan, penulis dapat memasukkan informasi mengenai data pada bagian ini. Jelaskan bagian tertentu dari data yang dianggap penting dan secara langsung memengaruhi penentuan isu dan tujuan perancangan. Sebutkan data penting dari tapak, konteks, atau pengguna, yang secara signifikan perlu diperhatikan dalam proses perancangan. Data dapat mencakup: (1) Data tapak, dapat berupa dimensi tapak, orientasi tapak, kontur, kondisi tanah, vegetasi di dalam dan di sekitar tapak, fungsi dan kondisi lingkungan di sekitar tapak, arah dan kepadatan lalu lintas, utilitas, kdb; (2) Data konteks, dapat berupa kondisi sosial, ekonomi, atau budaya masyarakat di sekitar tapak. Kondisi sosial misalnya, profil penduduk yang tinggal di sekitar lokasi, hirarki sosial penduduk di sekitar lokasi, kebiasaan interaksi antar anggota masyarakat, dll. Kondisi ekonomi, misalnya tingkat pendapatan atau kemampuan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi atau di kota/daerah tempat proyek dibangun, daya beli masyarakat sekitar, kegiatan-kegiatan ekonomi yang terjadi di sekitar lokasi, dll. Kondisi budaya misalnya, kebiasaan atau tradisi orang dewasa atau anak-anak di sekitar lokasi dalam penggunaan ruang luar, kebiasaan membuang sampah, kebiasaan di sore hari atau hari libur dll. Data konteks dapat dilengkapi dengan gambar, foto, atau diagram (pie-chart, histogram, radar dll); (3) Data pengguna, berupa profil pemilik dan/atau pengguna (usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan), jumlah, organisasi, kegiatan atau kebutuhan yang akan diwadahi, harapan dan tujuan yang ingin dicapai terkait dengan proyek yang dikerjakan dll. Hasil analisis data kegiatan dan kebutuhan pengguna berupa daftar kebutuhan ruang. Jika memasukkan daftar kebutuhan, masukkan dalam bentuk tabel (lihat tabel 1).

Selain data, isu juga dapat dimuat pada bagian ini. Yang dimaksud isu adalah persoalan-persoalan yang harus dipikirkan dalam perancangan. Perancangan merupakan kegiatan sintesis (merangkai) karena itu sangat banyak isu/persoalan yang harus dipikirkan. Artikel dapat membahas satu atau beberapa isu yang menjadi prioritas perancangan. Isu perancangan misalnya, kenyamanan, keamanan, keselamatan, ketangguhan, sirkulasi, perawatan, ekonomi, energi, keberlanjutan, efisiensi, privasi, teritori, personalisiasi, interaksi, fleksibilitas, lingkungan, mood, citra (keindahan, kesan visual dll), dan lain-lain. 

Isu dalam perancangan merujuk pada persoalan atau tantangan utama yang harus dipertimbangkan dalam proyek desain ini. Isu-isu tersebut bisa mencakup kenyamanan pengguna, keamanan, keberlanjutan, dan masalah sosial-ekonomi yang berkaitan dengan proyek. Artikel ini bisa fokus pada satu isu utama atau beberapa isu yang diprioritaskan, dan bagaimana desain tersebut berupaya untuk mengatasi masalah tersebut.

Jelaskan juga tujuan (hasil akhir ideal) perancangan yang ingin dicapai. Penulis dapat menjelaskan tujuan besar (misi) atau tujuan tertentu dapat merupakan terjemahan dari isu tertentu yang menjadi prioritas. Apabila tujuan dirumuskan mengikuti isu, jumlah dan konten tujuan yang dirumuskan akan sesuai dengan jumlah dan konten isu yang diprioritaskan.

4. Metode

Metode yang digunakan dalam artikel ini akan menjelaskan bagaimana data yang relevan dikumpulkan dan dianalisis. Ini termasuk pemilihan metode perancangan atau perencanaan, serta pendekatan yang digunakan untuk mencapai hasil desain. Misalnya, apakah menggunakan metode kualitatif, kuantitatif, atau eksperimen laboratorium dan lapangan untuk mengumpulkan data yang mendasari desain. Metode dapat berupa: (1) metode/pendekatan perancangan; (2) metode penulisan; atau (3) metode analisis data; dan lain-lain.

5. Hasil dan Pembahasan

Pada bidang keilmuan arsitektur, gagasan arsitektural untuk mencapai tujuan dan memenuhi kriteria disebut konsep. Konsep dapat dijelaskan dengan kalimat-kalimat (dalam bentuk teks), dapat juga digambar. Bila tujuan dan kriteria merupakan sesuatu yang tak teraga dan tak terlihat, serta hanya dapat dikomunikasikan dalam bentuk teks/lisan dan tidak dapat digambar; konsep merupakan sesuatu yang teraga dan terlihat dan dapat dikomunikasikan baik dalam bentuk teks/lisan dan juga gambar. 

Pada bagian ini, penulis harus menjelaskan konsep desain yang telah dikembangkan untuk mencapai tujuan dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Gambar hasil desain harus disertakan untuk menggambarkan konsep-konsep yang dimaksud. Pembahasan ini bisa mencakup analisis terhadap pilihan-pilihan desain dan bagaimana desain tersebut mengatasi isu-isu yang telah diidentifikasi. Gambar-gambar yang dimasukkan ke dalam artikel ini, dipilih yang dapat digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep perancangan. Dimensi gambar yang dimasukkan ke dalam artikel disesuaikan selebar kira-kira satu kolom (lihat gambar 1) atau selebar setengah kolom (lihat gambar 2 dan 3). Gambar-gambar ortogonal (denah, tampak, potongan) dilengkapi dengan skala batang (skala dapat membesar dan mengecil mengikuti gambar).

6. Kesimpulan

Bagian ini diberi judul kesimpulan bila berisi poin-poin penting yang merupakan rangkuman dari isi artikel. Bagian ini juga dapat diberi judul refleksi bila berisi kelebihan dan kekurangan yang merupakan evaluasi-diri penulis terhadap pendekatan, proses, metode, atau penalaran perancangan yang dituangkan penulis dalam artikel.

7. Ucapan Terima Kasih

Bagian ini tidak bersifat wajib, namun dapat ditambahkan apabila terdapat paten yang dihasilkan dari pekerjaan yang dilaporkan dalam naskah ini.

Bagian ini juga dapat memuat ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penelitian/perancangan, termasuk mitra/instansi terkait, narasumber, maupun tim pendukung. Selain itu, penulis dapat mencantumkan informasi pendanaan (sponsor/hibah) yang mendukung kegiatan ini. Apabila relevan, bagian ini juga dapat berisi deklarasi penggunaan perangkat lunak atau aplikasi yang digunakan dalam proses kerja, dengan penegasan bahwa software/aplikasi tersebut digunakan secara legal dan sesuai ketentuan lisensi.

8. Daftar Pustaka

Gunakan standar IEEE (Institute of Electrical Engineers) untuk penulisannya (hanya pencatuman nomor referensi, berdasarkan urutan pemanggilan pustaka dan bukan urutan abjad.

Gunakan paling sedikit 15 Daftar Referensi dengan komposisi 70% merupakan naskah jurnal dari penulisan terbaru, sisanya dapat berdasar dari buku referensi, laporan penelitian, dan sumber internet terpercaya dengan mencatumkan sumber dan tanggal pengunduhan. 

Untuk memudahkan tim editor JDLBI, mohon agar penulis menggunakan tools seperti: MENDELEY, ENDNOTE, ZOTERO dan sebagainya.

Contoh referensi dari jurnal:

[1] W. Creswell, Educational Research Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research 4th Edition, 2011.

[2] Fistola, The unsustainable city. Urban entropy and social capital: the needing of a new urban planning, Procedia Eng., vol. 21, hal. 976–984, 2011.

[3] Juliet Corbin & Anselm Strauss, Grounded Theory Research: Procedures, Canons, and Evaluative Criteria, J. Pharm. Technol., vol. 4, no. 10, hal. 1633–1636, 2011.

Contoh referensi dari prosiding:

[4] Fajrin, N., Kamelia, L., Juhana, T., Jurusan, ), Elektro, T., Sains, F., … Bandung, D. (2016). Instalasi dan Implementasi Open Journal System di Local Area Network Laboratorium Telematika STEI-ITB. In Prosiding - Seminar Nasional Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Contoh referensi dari web:

[5] A. Lidwina, Ridwan Kamil Sebut 3 Lokasi Ini jadi Ibu Kota Jabar, 11 September 2019. Diakses dari https://katadata.co.id/infografik/2019/09/11/ridwan-kamil-sebut-3-lokasi-ini-jadi-ibu-kota-jabar, diakses tanggal 5 Oktober 2019

[6] D. Ramdhani, Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar, Ini Alasan Ridwan Kamil,” Sustain., vol. 11, no. 1, hal. 1–14, 29 Agustus 2019. Diakses dari https://bandung.kompas.com/read/2019/08/29/14050001/soal-rencana-pemindahan-ibu-kota-jabar-ini-alasan-ridwan, diakses tanggal 20 Januari 2020.

Checklist Pengiriman Artikel

  • Artikel belum diterbitkan atau sedang dalam proses review di jurnal lain.
  • Format telah sesuai.
  • Nama, afiliasi, dan alamat email tercantum secara lengkap dalam artikel.
  • Struktur artikel sesuai pedoman (lihat bagian kerangka artikel).
  • Setiap gambar, tabel, dan diagram harus diberi nomor urut yang jelas serta harus dirujuk di dalam isi (body) teks.
  • Semua referensi dikutip dalam teks dan tercantum dalam daftar referensi.
  • Penulisan kutipan dan daftar pustaka mengikuti IEEE style dan menggunakan aplikasi reference manager.
  • Format file artikel sesuai (Word doc/docx).