Publication Ethics

Jurnal Pengabdian Lingkungan Binaan Indonesia (JPLBI) adalah jurnal yang dikelola oleh Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) yang berdiri pada tanggal 17 Maret 2011. JPLBI terbit pertama kali pada Juni 2025. JPLBI merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara online, dan juga tersedia dalam bentuk cetak bagi yang memerlukannya. JPLBI mempublikasikan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat, serta artikel penelitian terapan dan diskursus akademik yang berkaitan langsung dengan praktik pengabdian dalam lingkup lingkungan binaan.

Bidang keilmuan yang dinaungi mencakup: Arsitektur, Arsitektur Lanskap, Permukiman, Perkotaan, Perencanaan dan Perancangan Wilayah, Desain Interior, serta Teknologi dan Rekayasa Bangunan. 

Etika Publikasi Ilmiah
Pernyataan etika publikasi ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi JLBI, yaitu pengelola, editor, penelaah, dan penulis. Pernyataan kode etik ini didasarkan pada Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah. Kode Etik Publikasi Ilmiah pada intinya menjunjung tiga nilai etika dalam publikasi, yaitu:

  1. Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi;
  2. Keadilan, yakni memberikan hak kepenulisan kepada yang berhak sebagai penulis; dan
  3. Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi.

Setelah membaca Etika Publikasi Ilmiah ini, silakan unduh dan unggah kembali Form Pernyataan Etika Publikasi dan Lisensi Publikasi (License to Publish) yang telah ditandatangani. Form ini diperlukan sebelum artikel dipublikasikan.

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola Jurnal

  1. Menentukan nama jurnal, lingkup keilmuan, frekuensi terbit, pemeliharaan situs, serta proses akreditasi;
  2. Menetapkan keanggotaan dewan editor dan mendefinisikan hubungan kerja dalam kontrak formal;
  3. Menghormati kerahasiaan semua pihak yang terlibat;
  4. Menegakkan ketentuan hak kekayaan intelektual;
  5. Menyusun dan mengkomunikasikan kebijakan jurnal;
  6. Membuat pedoman kerja dan kode etik editor dan penelaah;
  7. Menjamin keberlangsungan dan keteraturan penerbitan jurnal;
  8. Menyediakan pendanaan yang memadai;
  9. Membangun jejaring kerja sama dan promosi jurnal;
  10. Mengurus aspek legal dan perizinan jurnal.

Tugas dan Tanggung Jawab Editor

  1. Menjamin keberlanjutan publikasi sesuai kebutuhan pembaca dan penulis;
  2. Menjaga mutu ilmiah jurnal secara konsisten;
  3. Menjamin objektivitas dan kerahasiaan dalam proses editorial;
  4. Menyampaikan koreksi atau klarifikasi jika diperlukan;
  5. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format tulisan;
  6. Melibatkan pemangku kepentingan untuk perbaikan mutu publikasi;
  7. Mendukung inisiatif penguatan etika publikasi;
  8. Mengevaluasi kebijakan dan proses editorial;
  9. Terbuka terhadap masukan dan pandangan yang beragam;
  10. Mendorong penulis memperbaiki naskah sesuai standar sebelum terbit.

Tugas dan Tanggung Jawab Penelaah (Reviewer)

  1. Menjadi mitra editor dalam menjaga kualitas naskah;
  2. Menilai naskah sesuai kompetensi dan minat keilmuan;
  3. Memberi tanggapan objektif dan konstruktif dalam tenggat waktu;
  4. Menolak penugasan jika terdapat konflik kepentingan atau keterbatasan waktu;
  5. Menjaga kerahasiaan informasi penulis dan isi naskah;
  6. Memberi motivasi kepada penulis untuk meningkatkan kualitas naskah;
  7. Menyusun komentar yang jelas dan membangun;
  8. Menelaah perbaikan naskah secara seksama;
  9. Mengikuti pedoman telaah dan memberikan skor, komentar, serta rekomendasi kepada editor.

Tugas dan Tanggung Jawab Penulis Naskah

  1. Memastikan semua penulis memiliki kontribusi sahih;
  2. Memberikan informasi data diri, afiliasi, dan sumber dana secara benar;
  3. Menjamin validitas isi naskah dan etika dalam kutipan referensi;
  4. Melakukan revisi sesuai masukan penelaah dalam tenggat waktu;
  5. Memenuhi format dan ketentuan penulisan yang ditetapkan JPLBI;
  6. Mengikuti seluruh alur publikasi dari awal hingga penerbitan;
  7. Menyatakan bahwa naskah belum pernah dan tidak sedang diajukan ke jurnal lain;
  8. Menginformasikan kepada editor jika akan menarik naskah sebelum publikasi;
  9. Memberitahukan editor jika ada kesalahan signifikan pasca-submisi;
  10. Menjamin naskah bebas dari konflik kepentingan.